"/> Ada yg tau goa safar wedi dimana? jelaskan sejarah nya ? - CariJawab

Ada yg tau goa safar wedi dimana? jelaskan sejarah nya ?

34 Views
Ada yg tau goa safar wedi dimana? jelaskan sejarah nya ?

f



Goa Safarwadi (Goa Pamijahan) terletak di kaki Gunung Mujarod,
Desa Pamijahan, Kecamatan Bantarkalong , Tasikmalaya, Jawa Barat. Berjarak kira
– kira 6km dari makam Syech Abdul Muhyi. Rumor yang beredar ketika kami mencari
informasi mengenai Goa Safarwadi (Goa Pamijahan) adalah goa mistik dan angker
yang berisikan orang yang datang bersemedi. 


Kedatangan
kami ke Goa Safarwadi (Goa Pamijahan) membuktikan bahwa rumor tersebut tidak
benar. Banyak peziarah yang mengunjungi Goa Safarwadi (Goa Pamijahan) sebagai
napak tilas perjuangan Syech Abdul Muhyi. Goa Safarwadi (Goa Pamijahan) yang
hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki,dingin dan terjalnya jalan, membuat
peziarah dapat merasakan sebagian kecil bagaimana perjuangan Syech Abdul Muhyi.

Penemuan
Goa Safarwadi (Goa Pamijahan) oleh Syech Abdul Muhyi adalah pencarian beliau
selama belasan tahun sejak menerima perintah guru Beliau, Syech Abdul Ra\uf bin
Ali Alfansuri (Syiah Kuala) untuk mencari goa di pulau Jawa bagian barat.
Perintah untuk menemukan Goa Safarwadi (Goa Pamijahan) diterima pada tahun 1677
M/ 1099H ketika Syech Abdul Ra\uf bin Abdul Jabar dan Syech Abdul Muhyi pulang
ke Kuala (Aceh) dari berhaji di Mekkah, Saudi Arabia. 
 
Perjalanan
menemukan Goa Safarwadi (Goa Pamijahan) dilakukan oleh Syech Abdul Muhyi dan
keluarganya ditempuh dengan berjalan kaki. Selama dalam perjalanan semangat dan
rasa ketawakalan kepada Allah SWT mengarahkan Syech Abdul Muhyi dari Gersik
kemudian ke Darma Kuningan dilanjutkan ke Pamengpeuk (Garut Selatan) lalu ke
tempat bernama Batuwangi kemudian ke Lebaksiuh sehingga akhirnya tiba diatas
Gunung Kampung Cilumbu (sebelah timur dari Lebaksiuh berjarak kurang lebih
6km). Tempat terakhir yang disinggahi Syech Abdul Muhyi tersebut kemudian
diberi namaGunungMujarod.
Perjuangan menemukan dilakukan
Goa Safarwadi (Goa Pamijahan) oleh Syech Abdul Muhyi adalah 12 tahun. Penemuan
Goa Safarwadi (Goa Pamijahan) adalah tahun 1690 M disaat Syech Abdul Muhyi
genap berusia 40 tahun. Goa Safarwadi (Goa Pamijahan) terletak di kaki gunung
yang diberi nama oleh Syech Abdul Muhyi dengan Gunung Mujarod. 

Nama
Gunung Mujarod tersebut diambil dari bahasa arab yang berarti tempat penenangan
atau dalam bahasa sunda nyirnakeun manah. Nama yang berarti tempat
menyirnakan diri menenangkan hati tersebut diberikan karena Syech Abdul Muhyi
sering taqorub mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Hingga kini, setelah
282 tahun meninggalnya Syech Abdul Muhyi (1730 M – 2012 M), para peziarah tak
berhenti mendatangi Goa Safarwadi (Goa Pamijahan). Tidak hanya dari Jawa
Barat, peziarah berdatangan dari daerah Jawa Timur, Kalimantan bahkan
mancanegara yaitu Singapura dan Malaysia. 


Denyut nadi
spiritual tidak kenal beristirahat, 24 jam penduduk Pamijahan menerima peziarah
dengan senyum dan ketulusan hati membantu. Toko di sekitar jalan
menuju Goa Safarwadi (Goa Pamijahan) dari makam Syech Abdul Muhyi
menjajakan souvenir, makanan khas, jirigen air, minuman buka 24 jam. 


Bagi Pak
Totoy, pemandu kami, karamah Syech Abdul Muhyi tak lekang oleh waktu. Dengan
tak pernah berhentinya pengunjung, ia dapat menghidupi dan menyekolahkan 2
anaknya, membiayai istri dan ibu mertuanya yang sakit stroke. 


Quote yang
berharga dari Pak Totoy adalah ” Yang Mati telah Menghidupi Yang
Hidup” yang berarti walau Syech Abdul Muhyi telah berpulang ke
Rahmatullah, tetapi keberkahan Beliau di Goa Safarwadi (Goa Pamijahan)
menghidupi penduduk sekitar hingga kini. 


 




g

"Hargailah orang yang benar-benar mencintaimu, dia berkorban bukan untuk mengemis cinta. Tapi, dia ingin menunjukkan betapa berharganya kamu dihatinya."

You May Like These Posts

No Comments